Minggu, 04 Agustus 2013

      Beberapa waktu lalu, dia datang. Lelaki pendiam ini telah berubah 180 derajat. Dengan kaos yang memperlihatkan cetakan perut buncitnya, jeans ngepress dan sepatu gegayaan. Perkenalkan, dia, Konsultan.
     
      Dia berdiri dengan gagahnya, bicara bla bla bla dan blaaah. Teknik ini, teknik itu, meniup trumpet seperti ini, sikap yang itu, aaah tak tahukah dia hal semacam itu yang membuatku menggila ?
Hari berganti hari, minggu berlalu secepat yang tak terpikiran. Aku merasa ada hal aneh yang belakangan ini menggangguku.

      Selesai latihan, dia selalu mengumpulkan kami semua, membuat forum melingkar. Berbagi masalah, candaan, dan tentu saja cerita horror spesialisasinyaa.

      Di forum kecil-kecilan itu, tahukah bahwa aku merasa kurang nyaman atas dirinya ?
Aku merasa tak terlihat olehnya, lebih banyak terdiam, dan hanya sesekali menimpali cerita atau guyonannya seadanya. Aku sering merasa berada pada jarak yang cukup jauh, hingga sinyal akan memuai dan tak tersampaikan.

      Kami dan perbedaan 10 tahun. Banyak bedanya, tentu saja sikapnya.
Tapi, dia masih bersinar walaupun mulai redup. Aku suka kedewasaannya, tapi aku tak suka ketika aku merasa terbedakan.

      Hanya karna kau pelatihku, tak pantaskah cintaku terbalaskan ?

      Hanya karna kau pelatihku, apakah tak pantas juga aku memandangmu seperti selama ini ?

      Mungkin juga, hanya karna kau pelatihku, haruskah aku berhenti mengagumi dan akhirnya merelakan perasaanku terbuang ?

Template by:
Free Blog Templates

Free Website templatesFree Flash TemplatesRiad In FezFree joomla templatesSEO Web Design AgencyMusic Videos OnlineFree Wordpress Themes Templatesfreethemes4all.comFree Blog TemplatesLast NewsFree CMS TemplatesFree CSS TemplatesSoccer Videos OnlineFree Wordpress ThemesFree Web Templates