Kamis, 13 Juni 2013
-2 tahun yang lalu, SMA-
Aku masih ingat betul kejadian 2 tahun yang lalu, semester pertamaku di kelas XII, senangnya bukan kepalang, tertawa bersama teman-teman yang sama seperti setahun yang lalu, membicarakan masa depan, saling membiarkan diri jatuh cinta.
Aku ingat juga, saat teman-temanku yang lain sibuk mengeksekusi pelajaran pertama, aku dan beberapa orang berseragam hitam sibuk mengorientasi murid baru. Kesemua murid baru itu bertampang sama, waswas membayangkan MOS yang akan dihadapinya, mengintip malu-malu dari barisan bahkan ada yang enggan berkata sepatah katapun.
Hari itu, pertama kali aku melihatnya.
Lelaki jangkung, kurus dengan kulit menghitam serta seragam putih-birumu yang warnanya memudar. Aku penasaran denganmu waktu itu, kau berdiri paling belakang dan aku dapat melihat wajahmu dengan sebelah mata yang kau picingkan menahan terpaan matahari.
"Maulana Wilmar, sepuluh sembilan..." mikrofon itu kembali bersuara, dan aku melihatmu maju dengan langkah semi-gontai. Hari itu aku tahu, kamu Wilmar
-Hari ini, Universitas-
Bayangan 2 tahun lalu itu muncul lagi, Willy. Saat tak sengaja aku melihatmu muncul dari timeline twitter dan aku ragu kau ingat padaku, sangat ragu. Bahkan aku tak berani mereka-reka apa yang akan terjadi selanjutnya. Tapi aku beranikan diri, seengaknya, ya meretweet tweetmu yang sejujurnya ngga penting.
Detik berganti menit, menit berganti jam, aku memandangi layar menunggu suara notifikasi muncul, tapi sama sekali tidak terdengar apapun. Mungkin benar kau tak mengingatku, aku sendiri tak mau memusingkan, tapi apa salahnnya berharap. Ya, gadis sepertiku ini berharap pada lelaki tanggung sepertimu.
Masih berlanjut, masih di draft, tunggu saja~




0 komentar:
Posting Komentar